√ Pengertian Manajemen Produksi Beserta Ruang Lingkup dan Fungsinya -->

Advertisement

Pengertian Manajemen Produksi Beserta Ruang Lingkup dan Fungsinya

Jumat, 11 Januari 2019

Ad1

Ad2

Pengertian Manajemen Produksi Beserta Ruang Lingkup dan Fungsinya

PEMUDABERSATU.COM - Apa manajemen produksi itu? Pengertian Manajemen Produksi Secara Umum adalah sebagai penataan proses pengubahan bahan mentah menjadi produk ataupun jasa yang diinginkan sehingga akan memiliki nilai jual. Menurut situs UK Esays, arti produksi ini dikategorikan menjadi beberapa bagian berdasarkan teknik.

Produksi yang diambil dari bahan mentah kemudian diekstrak menjadi produk yang diinginkan. Misalnya ekstraksi minyak agar dibuat menjadi berbagai macam produk. Produk yang didapatkan dengan melakukan memodifikasi bahan, baik itu secara kimiawi ataupun parameter mekanis tanpa mengubah atribut fisiknya. Seperti dilakukan dengan memanaskan bahan baku di suhu yang tinggi.

Manajemen Produksi Menurut Para Ahli


Manajemen Produksi Menurut Para Ahli

Produksi dengan cara perakitan, seperti komputer ataupun mobil. Pemahaman pengertian manajemen produksi ini kerap sekali dikesampingkan. Padahal dari sinilah sebuah bisnis dapat melakukan efisiensi sebab bagian ini memerlukan dana yang tidak sedikit. Idealnya bidang produksi harus melakukan beberapa hal seperti dibawah ini:


  • Peningkatan produktivitas
  • Menggunakan simbiosis industri
  • Perlindungan karyawan dari bahaya fisik
  • Penghilangan material yang berbahaya


Hal-hal di atas tersebut merupakan bagian yang paling banyak menguras dompet. Belum lagi hukum-hukum produksi yang berlaku, peraturan buruh dan juga hambatan lain yang berefek besar terhadap budgeting produksi. Maka dari itu, penataan bagian produksi ini tidak hanya terbatas pada membeli bahan baku murah saja, akan tetapi pembetukan sistem serta pemanfaatan teknologi supaya dapat bertahan dalam keadaan sulit.

Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Perusahaan

Definisi Manajemen Produksi


Definisi Manajemen Produksi

Manajemen produksi adalah bagian dari bidang manajemen yang berperan untuk mengkoordinasikan beberapa kegiatan untuk mencapai suatu tujuan. Berikut ini beberapa ahli menjelaskan Definisi Manajemen Produksi, antara lain:

1. Handoko (1999: 3)
Menurut Handoko, definisi manajemen produksi dan operasional adalah berbagai usaha pengelolaan secara optimal penggunaan semua sumber daya atau faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja, mesin-mesin, peralatan, bahan mentah, dan lain sebagainya, didalam proses transformasi bahan mentah dan tenaga kerja menjadi berbagai produk ataupun jasa.

2. Sofyan Assauri (2008: 19)
Menurut Sofyan Assauri, pengertian manajemen produksi adalah suatu kegiatan untuk mengatur dan mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya misalnya sumber daya manusia, sumber daya dana, sumber daya alat, dan bahan, secara efektif dan efisien agar dapat menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang atau jasa.

3. Heizer dan Reider (2011:4)
Menurut Heiser dan Reider, Definisi Manajemen Produksi adalah rangkaian kegiatan yang menghasilkan nilai dalam bentuk barang dan jasa dengan cara mengubah input menjadi output.

4. Irham Fahmi (2012:3)
Menurut Irham Fahmi, arti manajemen produksi adalah sebuah ilmu manajemen yang membahas secara menyeluruh bagaimana pihak manajemen produksi perusahaan dapat menggunakan ilmu dan seni yang telah dimiliki dengan mengarahkan serta mengatur orang-orang untuk mencapai hasil produksi yang diinginkannya.

Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Pemasaran

Fungsi Manajemen Produksi


Fungsi Manajemen Produksi

Seperti yang sudah kita ketahui pada pengertian manajemen produksi calam penjelasan diatas, mereka tidak hanya melakukan proses produksi saja, namun juga melakukan berbagai hal lainnya. Menurut Sofian Assauri (2004: 22), ada 4 fungsi terpenting dalam manajemen produksi, antara lain adalah:

1. Perencanaan
Perencanaan adalah keterkaitan dan pengorganisasian kegiatan produksi yang akan dilakukan dengan periode tertentu (dasar waktu). Dengan suatu perencanaan yang baik tentunya akan dapat meminimalisir biaya produksi sehingga perusahaan bisa menentukan harga yang sehat serta dapat meraih untung yang besar.

2. Proses Pengolahan
Ini ialah metode atau teknik yang digunakan sebagai mengolah masukan (input). Proses ini sangat penting sebagai pemanfaatan sumber daya secara maksimal dan efisien.

3. Jasa Penunjang
Meruapkan suatu sarana yang diperlukan untuk penetapan metode yang digunakan untuk proses pengolahan dapat dilakukan secara efektif dan efisien. Hal ini sering diperlukan untuk membantu perusahaan bersaing secara sehat dengan cara meningkatkan produksi dengan hasil yang berkualitas.

4. Pengendalian/ Pengawasan
Merupakan fungsi penjamin pelaksanaan kegiatan sesuai dengan perencanaan, dengan begitu maka dalam menggunakan serta pengolahan masukan (input) dapat dilaksanakan.

Proses ini akan dapat membantu perusahaan mencapai visi dan misi, dan meningkatkan reputasi perusahaan, serta mempermudah pekerjaan departemen lain seperti marketing, dan finansial atau pun personalia. Mereka memiliki  kewajiban untuk memproduksi barang yang sesuai standar pasar sehingga penjualan dapat meningkat.

Peran manajemen produksi tentu saja sangat besar meskipun pada bisnis skala kecil sekalipun. Ketika manajemen produksi dilakukan dengan baik, bukan tidak mungkin bila biaya produksi mampu ditekan.

Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Administrasi

Ruang Lingkup Manajemen Produksi


Ruang Lingkup Manajemen Produksi

Dilihat dari cara mengambil kebijakan utama dan keputusan dalam perusahaan, maka dapat simpulkan bahwa ada tiga kategori di dalam ruang lingkup manajemen produksi, antara lain:

1. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Desain
Keputusan ini termasuk di dalam keputusan jangka panjang, yang dimana di dalamnya meliputi; penentuan desain produk yang akan dibuat, dan lokasi serta tata letak pabrik, desain kegiatan pengadaan masukan yang diperlukan, desain organisasi perusahaan, desain metode dan teknologi pengolahan, dan desain job description dan job specification.

2. Kebijakan/ Keputusan Mengenai Transformasi
Keputusan operasi ini sifatnya adalah jangka pendek, dan berkaitan dengan keputusan taktis dan operasional. Kebijakan ini seluruhnya mencakup jadwal produksi, anggaran produksi, gilir kerja (Shift), jadwal penyerahan masukan ke sub-sistem pengolahan, serta jadwal penyerahan keluaran ke pelanggan atau penyelesaian produk.

3. Keputusan/ Kebijakan Mengenai Perbaikan
Kebijakan ini sifatnya berkesinambungan, maka dari itu kebijakan ini dilakukan secara rutin. Beberapa kegiatan yang termasuka di dalamnya meliputi perbaikan secara kontinu terhadap suatu mutu keluaran, kapasitas dan kompetensi dari para pekerja, keefektifan dan keefisienan sistem, perawatan sarana kerja atau mesin, serta perbaikan terus-menerus atas metode penyelesaian /pengerjaan produk.

Artikel Terkaid: Jenis Jenis Lowongan Kerja Terbaru

Aspek-Aspek Manajemen Produksi


Aspek-Aspek Manajemen Produksi

Agar mendapatkan hasil produksi yang sesuai harapan, tentunya perlu dilakukan beberapa tahapan penting dalam suatu proses produksi. Berikut ini aspek dan tahapan Manajemen Produksi:

1. Perencanaan Produksi
Tujuan perencanaan produksi adalah agar suatu proses produksi yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan secara sistematis. Beberapa keputusan yang berhubungan dengan perencanaan produksi antara lain;

  • Jenis barang
  • Bahan baku yang digunakan
  • Kualitas barang
  • Kuantitas barang
  • Pengendalian produksi


2. Pengendalian Produksi
Pengendalian / kontrol produksi tentunya sangat diperlukan agar proses produksi berjalan sesuai perencanaan yang telah ditentukan dengan biaya yang optimal. Beerikut ini berapa kegiatan dalam pengendalian produksi;


  • Membuat perencanaan
  • Menyusun jadwal kerja
  • Menentukan target market produk


3. Pengawasan Produksi
Tujuan pengawasan produksi ialah agar hasil produksi bisa sesuai dengan apa yang diharapkan, tepat waktu, dan juga dengan biaya yang optimal. Beberapa kegiatan pengawasan produksi antara lain:


  • Menetapkan kualitas barang
  • Membuat standar barang
  • Pelaksanaan produksi sesui jadwal


Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Media Online

Bagaimana Agar Produksi Berjalan Efektif?
Mengutip dari Valleysierrasbdc.com, bahwa setelah kita memahami pengertian manajemen produksi, maka langkah selanjutnya ialah melakukan planning produksi. Prosesnya meliputi pengaturan, pengendalian, optimasi pekerjaan dan beban kerja.

Manajemen Produksi vs Manajemen Operasional

Meskipun berbeda, namun kedua departemen ini saling berkaitan. Hanya bila dilihat dari pengertian manajemen produksi dan operasional sedikit mirip. Akan tetapi, keduanya jelas berbeda dan sangat berbeda, seperti yang dijelaskan didalam UK Essays:

Output: Dari segi output, manajemen produksi berhubungan dengan sesuatu pembuatan produk seperti mobil, komputer, dan sebagainya. Dan kalau manajemen operasional hanya berperan sebagai produk dan servisnya.
Usage of Output: Produk diproduksi di waktu tertentu, sedangkan service dilakukan secara langsung.
Klasifikasi Pengerjaan: Beberapa produk seperti mobil dan komputer, sedangkan karyawan produksi cenderung lebih sedikit ketimbang servis.
Costumer Contact: Costumer contact tidak terlibat produksi akan tetapi lebih banyak di bidang servis.

Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Risiko

Itulah ulasan mengenai pengertian Manajemen Produksi menurut para ahli beserta, Fungsi, Ruang Lingkup, dan Aspek-Aspek dalam Manajemen Produksi. Semoga dapat bermanfaat. Amin