√ SOSIOLOGI - Pengertian, Karakteristik dan Ruang Lingkup Sosiologi -->

Advertisement

SOSIOLOGI - Pengertian, Karakteristik dan Ruang Lingkup Sosiologi

Jumat, 30 November 2018

Ad1

Ad2

SOSIOLOGI - Pengertian, Karakteristik dan Ruang Lingkup Sosiologi terlengkap

PEMUDABERSATU.COM - Istilah Sosiologi secara terminologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu dari kata logos dan socius. Socius yang berarti kawan, berkawan ataupun bermasyarakat. Sedangkan kata logos berarti sebuah ilmu atau dapat juga berbicara tentang sesuatu. Dengan demikian, secara harfiah pengertian sosiologi dapat diartikan ilmu tentang masyarakat. Maka sebab itulah, sosiologi sebagai ilmu disiplin yang mengkaji tentang masyarakat, yang cakupannya sangat luas serta cukup sulit untuk merumuskan suatu definisi yang mengemukakan keseluruhan pengertian, dan sifat sifat sosiologi serta hakikat  sosiologi yang dimaksud dalam beberapa kata dan kalimat. Dengan kata lain, suatu definisi sosiologi hanya dapat dipakai sebagai suatu pegangan sementara saja.

Pengertian Sosiologi Secara Umum



Pengertian Sosiologi Secara Umum

Pengertian sosiologi secara umum ialah berkonsentrasi bukan pada pemecahan masalah. Akan tetapi kemunculan
ilmu sosial dimaksut untuk membuat manusia sebagai makhluk rasional ikut aktif ambil bagian dalam gerakan sejarah sosiologi, suatu gerakan yang dipercaya dapat memperlihatkan arah dan logika yang belum  pernah diungkapkan oleh manusia sebelumnya. Oleh karena itu sosiologi dapat membuat manusia merasa seperti dirumah sendiri didunia yang lebih mampu mengendalikan diri mereka sendiri dan secara kolektif serta tidak langsung kondisi tempat mereka harus beraktivitas.

Dengan kata lain, ilmu sosiologi diharapkan akan menemukan kecenderungan historis dari penelaahan masyarakat modern dan memodifikasinya. Ilmu Sosiologi membantu perkembangan dan mengatur proses pemahaman yang mendasar, baik berencana maupun spontan. Sejak dari awal mula, ilmu sosiologi  telah  mengasumsikan bahwa tidak semua transformasi modern itu diharapakan dan bermanfaat. Karena itu, ilmu sosiologi harus memberi peringatan kepada publik disemua lapisan, khususnya ditingkat pembuat kebijakan, tentang adanya bahaya yang bersembunyi dibalik proses yang tidak terkendali itu. Definisi Sosiologi harus memberikan jalan keluar untuk mencegah terjadinya proses yang tidak diinginkan tersebut atau mengusulkan cara untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi pada rung lingkup sosiologi.

Artikel Terkait ILMU ANTROPOLOGI - Pengertian, Ruang Lingkup dan Cabang Ilmu Antropologi

Objek Kajian Sosiologi


Objek Kajian Sosiologi

Objek kajian sosiologi ialah perilaku sosial manusia dimasyarakat dengan meneliti kelompok-kelompoknya. Kelompok tersebut mencangkup keluarga, etnis atau suku bangsa, komunitas pemerintahan dan  berbagai organisasi sosial, agama, politik, budaya, bisnis dan organisasi lainnya. Ilmu Sosiologi juga mempelajari prilaku dan interaksi kelompok, menelusuri asal usul pertumbuhannya, serta menganalisis pengaruh kegiatan kelompok terhadap para anggotanya. Dengan demikian, sebagai objek kajian sosiologi. Sosiologi adalah masyarakat manusia yang diliat dari sudut hubungan antar manusia dan proses- proses yang timbul dari hubungan manusia dengan masyarakat.

Jika ditelaah lebih lanjut, tentang karakteristik sosiologi menurut Soekanto (1986:17) mencangkup hal-hal sebagai berikut ini :

1. Sosiologi merupakan bagain dari ilmu sosial, bukan merupakan bagian ilmu pengetahuan alam maupun ilmu agama. Perbedaan tersebut bukan semata-mata perbedaan metode sosiologi, namun menyangkut perbedaan substansi, yang kegunaannya untuk membedakan ilmu-ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan gejala-gejala alam dengan ilmu-ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan gejal-gejala kemasyarakatan, Khususnya, perbedaan  diatas membedakan ilmu sosiologi dari ilmu astronomi, ilmu fisika, ilmu geologi, ilmu biologi dan ilmu pengetahuan alam lainnya yang kita kenal. Selain itu, dapat dipahami karena kajian sosiologi sangat luas, yakni tentang masyarakat (interaksi sosial, gejala-gejala sosial, organisasi sosial, struktur sosial, proses sosial maupun perubahan sosial).

2. Sosiologi bukan merupakan disiplin yang normatif, melainkan suatu displin yang bersifat kategoris. Yang memiliki arti sosiologi adalah membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini, dan bukan mengenai apa yang semestinya terjadi (seharusnya terjadi). Dengan demikian, ilmu sosiologi dapat dikatagorikan sebagai ilmu murni dan bukan merupakan ilmu terapan. Sebagai ilmu murni sosiologi bukan disiplin yang normatif. Artinya ilmu sosiologi membatasi diri pada apa yang terjadi saat ini, serta buka mengenai apa yang terjadai sebenarnya terjadi.

3. Tujuan ilmu sosiologi untuk menghasilkan sebuah pengertian-pengertian dan pola-pola umum (nomotetik). Berbeda dengan sejarah sosiologi misalnya, (lebih banyak meneliti dan mencari pola-pola khusus atau ideografik) yang menekankan tentang keunikan sesuatu yang dikaji. Dalam arti sosiologi ialah mencari apa yang menjadi prinsip-prinsip atau hukum-hukum umum dari interaksi antar manusia invidu maupun kelompok dan perihal sifat hakikat, bentuk, isi, struktur maupun proses dari masyarakat manusia.


4. Sosiologi merupakan ilmu sosial yang empiris, faktual dan rasional. Dalam istilah Spencer dan Inkeles mereka menyebutnya the science of the obvious atau jelas nyata.

5. Sosiologi adalah sebuah ilmu pengetahuan yang abstrak, bukan tentang sebuah ilmu pengetahuan yang konkret. yang memiliki arti bahwa, bahan kajian sosiologi yang diperlihatkan adalah bentuk-bentuk dan pola-pola peristiwa dalam masyarakat, dan bukan wujudnya tentang masyarakat yang konkret.

6. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang mengahsilkan pengertian-pengertian dan pola-pola umum. Karena dalam konsep sosiologi, meneliti dan mencari apa yang menjadi prinsip-prinsip atau hukum-hukum umum dari pada interaksi antar manusia dan juga perihal sifat hakikat, bentuk, isi dan struktur dari masyarakat. Sebagai ilmu pengetahaun yang umum dan bukan merupakan ilmu pengetahaun khusus maka dalam ilmu sosiologi mempelajari gejala umum yang ada pada interaksi manusia.

7. Sosiologi berbagi ilmu yang memfokuskan pada kajian pola-pola interaksi manusia, dalam perkembangannya sering kali banyak dihubungkan dengan kebangkitan modernitas.

Artikel Terkait ILMU SEJARAH - Pengertian, Ruang Lingkup, Dan Fungsi Ilmu Sejarah

Ruang Lingkup Sosiologi


Ruang Lingkup Sosiologi

Secara tematis, ruang lingkup sosiologi dapat dibedakan menjadi beberapa subdisiplin sosiologi antara lain.

1. Sosiologi Pedesaan

Sosiologi Pedesaan

Jurusan yang pertama kali mengkhususkan sosiologi pedesaan muncul di Ameika Serikat pada tahun 1939an, kemudian muncul beberapa Akademi Land Grant yang dibentuk dalam wilayah kewenangan Departemen Pertanian Amerika Serikat untuk meneliti masalah sosiologi pedesaan dan melatih ahli sosiologi serta ekstensionis pedesaan untuk kerja sama dengan lembaga-lembaga pemerintah beserta organisasi petani. Adapaun kerangka sosiologi pedesaan dan pertanian yang paling sering digunakan untuk mengenali berbagai temuan empiris adalah gagasan tentang suatu "kontinum pedesaan-perkotaan" yang berusaha menjelaskan berbagi pendekatan pola sosial dan kultural dengan mengacu kepada tempat masyarakat tersebut disepanjang kontinum yang bergerak dari tipe pemukiman yang paling kota hingga yang paling desa.

2. Sosiologi Industri

Sosiologi Industri

Kelahiran bidang sosiologi industri ini mendapatkan inspirasi dari pemikiran-pemikiran Karl Mark Emile Durkheim dan Max Weber, walaupun secara formal, sosiologi industri lahir pada kurun waktu antara Perang Dunia I dan II.

3. Sosiologi Medis

Sosiologi Medis

Sosiologi medis merupakan bagain dari kajian sosiologi yang memfokuskan pada pelestarian ilmu kedokteran, khususnya pada masyarakat modern. Bidang sosiologi medis ini berkembang pesat pada sejak tahun 1950 sampai sekarang.

4. Sosiologi Perkotaan

Sosiologi Perkotaan

Sosiologi perkotaan adalah studi sosiologi yang menggunakan berbagai statistik diantara populasi dalam kota-kota besar. Kajian sosiologi perkotaan terutama dipusatkan pada studi wilayah perkotaan dimana zona industri, perdagangan dan tempat tinggal terpusat. Praktik ini menerangkan pengaruh penggunaan tata ruang dan lingkungan kota besar dalam beberapa lokasi atau daerah miskin sebagai jawaban atas beberapa kultur, etnis dan bahasa yang berbeda, suatu mutu hidup yang rendah, beberapa kelompok kesukuan berbeda, dan untuk mengungkap suatu standar hidup rendah, terutama bahwa semua fenomena-fenomena sosial ke arah disorganisasi sosial.

5. Sosiologi Wanita

Sosiologi Wanita

Lahir dan berkembangnya sosiologi wanita, dimana sejarah peristtisnya sejalan dengan perkembangan gerakan feminisme. Sosiologi wanita merupakan suatu perspektif menyeluruh tentang keanekaragaman pengalaman yang terstruktur bagi kaum wanita, dengan mendefinisikan sosiologi wanita dalam arti pola-pola ketidakadilan yang terstruktur, khususnya kerangka statifikasi gender.

6. Sosiologi Militer

Sosiologi Militer

Bidang kajian sosilogi militer,  menyoroti  sebuanh angkatan bersenjata sebagai suatu organisasi bertipe khusus dengan fungsi sosial spesifik.

7. Sosiologi Keluarga

Sosiologi Keluarga

Sosiologi keluarga adalah pembelajaran pembentukan dan perkembangan keluarga tersebut, bentuk keluarga, fungsi dan struktur keluarga, arah perkembangan keluarga pada masa mendatang, permasalahan yang dihadapi keluarga serta penyelesaiannya, masalah penyimpangan hubungan dengan sosialisasi, disorganisasi keluarga dan masalah keluarga berencana.

8. Sosiologi Agama

Sosiologi Agama

Sosiologi agama merupakan studi sosiologi yang mempelajari studi ilmu budaya secara empiris, profan dan positif yang menuju kepada praktik, struktur sosial, latar belakang historis, pengembangan, tema universal dan peran agama dalam masyarakat.

9. Sosiologi Pendidikan

Sosiologi Pendidikan

Merupakan bidang kajian sosiologi yang perintisnya selalu dikaitkan dengan sosiologi pendidikan bernama Lester Frank Ward pada tahun 1883, yang menegaskan bahwa untuk memperbaiki masyarakat diperlukan pendidikan.

10. Sosiologi Seni

Sosiologi Seni

Istilah sosiologi seni (sociology of art) digunakan dari sosiologi berbagai seni (sociology of arts) atau sosiologi seni dan literatur (sociology of art and literature.


Demikianlah pengertian secara umum dari ilmu sosiologi dan karakteristik serta ruang lingkup sosiologi yang perlu Anda ketahui. Manfaat sosiologi dan tujuan sosiologi anda bisa membaca di artikel sebelumnya.