√ ILMU SEJARAH - Pengertian, Ruang Lingkup, Dan Fungsi Ilmu Sejarah -->

Advertisement

ILMU SEJARAH - Pengertian, Ruang Lingkup, Dan Fungsi Ilmu Sejarah

Minggu, 02 Desember 2018

Ad1

Ad2

ILMU SEJARAH - Pengertian, Ruang Lingkup, Dan Fungsi Ilmu Sejarah Terlengkap

PEMUDABERSATU.COM - Pengertian Ilmu Sejarah berawal atau berasal dari bahasa Arab, yakni dari kata syajaratun (yang dibaca syajarah), yang memiliki sebuah arti adalah pohon kayu. Pengertian ilmu sejarah dalam pohon kayu disini adalah adanya suatu kejadian, perkembangan atau pertumbuhan tentang sesuatu hal (peristiwa) dalam suatu kesinambungan. Selain itu, ada pula penelitian yang mengganggap bahwa arti dari kata syajarah tidak sama dengan kata sejarah, sebab sejarah bukan hanya bermakna sebagai pohon keluarga, asal usul atau sisilah. Walau demikian, diakui bahwa ada hubungan antara kata syajarah dengan kata sejarah, seseorang yang mempelajarai sejarah berkaitan dengan cerita, silsilah, riwayat dan asal-usul tentang seseorag atau kejadian. Dengan demikian pengertian ilmu sejarah yang dipahami sekarang ini dari para ahli bahasa inggis, yakni history

Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Sejarah


Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Sejarah

Setelah menelusuri arti ilmu sejarah yang dikaitkan dengan arti kata syajarah dan dihubungkan pula dengan history, bersumber dari kata historia dan disimbulkan bahwa arti kata kata sejarah, sekarang ini memiliki makna sebagai kejadian atau cerita yang benar-benar telah terjadi pada masa lalu. Maka dari itu para ahli sejarah sepakat untuk membagi peranan dan kedudukan sejarah yang terbagi atas tiga hal yakni sejarah sebagai peristiwa, sejarah sebagai ilmu dan sejarah sebagai cerita.

  1. Sejarah sebagai peristiwa adalah sesuatu yang terjadi pada masyarakat manusia dimasa lampau. Pengertian masyarakat manusia dan masa lampau adalah sesuatu yang penting dalam definisi ilmu sejarah.
  2. Sejarah sebagai ilmu Dalam pengertiannya, kita mengenal definisi sejarah yang bermacam-macam baik yang menyangkut persoalan kedudukan sejarah sebagai bagaian dari ILMU SOSIAL, sejarah sebagai bagaian ilmu humaniora, maupun yang berkembang disekitar makna dan hakikat yang terkandung dalam sifat sejarah.
  3. Sejarah sebagai cerita Merupakan hasil rekonstruksi sejarwan terhadap sejarah sebagai peristiwa berdasarkan fakta-fakta sejarah yang dimilikinya.


Ilmu sejarah akhirnya dapat disimpulkan sebagai hasil rekonstruksi intelektual dan imajinatif sejarawan tentang apa yang telah dipikirkan, dirasakan atau telah diperbuat oleh manusia, baik sebagai individu maupun kelompok berdasarkan atas rekaman-rekaman lisan, tertulis atau peninggalan sebagai pertanda kehadirannya disuatu tenpat tertentu.


Dilihat dari ruang lingkup ilmu sejarah, terutama pembagian ilmu sejarah secara tematik, sejarah memiliki cakupan yang sangat luas. Sjamsuddin dan Burke seorang sejarawan, mengelompokannya dalam belasan jenis sejarah yaitu, Sejarah sosial, sejarah ekonomi, sejarah kebudayaan, sejarah demografi, sejarah politik, sejarah kebudayaan rakyat, sejarah intelekutual, sejarah keluarga, sejarah etnis, sejarah psikologi dan psikologi histori dan sejarah pendidikan serta sejarah medis.

Kegunaan Ilmu Sejarah


Kegunaan Ilmu Sejarah

Mengenai kegunaan sejarah, sejak zaman klasik para penulis sudah banyak memberikan penegasan bahwa sejarah selalu memiliki use value bagi kehidupan manusia. Polybius(198-117SM) mengatakan bahwa sejarah adalah philosophy teaching by example. Ia pun mengemukakan bahwa semua orang memiliki 2(dua) cara untuk menjadi baik, yaitu berasal dari pengalamannya diri sendiri dan berasal dari pengalaman orang lain. Sejarah sebagai ilmu maka Secara rinci dan sistematis sejarah memiliki 4 fungsi sejarah anatar lain:

  1. Fungsi Edukatif yang memiliki arti bahwa kegunaan sejarah membawa dan mengajarkan kebijakan ataupun kearifan-kearifan.
  2. Fungsi Inspiratif, yang memiliki arti sebagai berikut, dengan mempelajari ilmu sejarah dapat memberikan ilham atau inspirasi. Sebagai contoh sejarah sebagai ilmu, melalui belajar sejarah perjuangan bangsa, kita dapat terilhami untuk meniru dan bila perlu menciptakan peristiwa serupa yang lebih besar dan paling tidak dengan kita belajar sejarah dapat memperkuat moral dan spirit kita.
  3. Fungsi Instruktif bahwa tujuan belajar sejarah dapat berperan dalam proses pembelajaran pada salah satu kejujuran atau keterampilan tertentu seperti navigasi, jurnalistik, dll.
  4. Fungsi Rekreasi, yang memiliki arti mengidentifikasi kegunaan sejarah dengan belajar sejarah dapat memberikan rasa kesenangan maupun keindahan.

Jika manusia menyadari kemungkinan untuk ikut andil membentuk masa depannya, berarti ia menerima tanggung jawab tersebut sebagai bagian dari penegasan kebebasannya. Dengan demikian, ilmu sejarah secara umum, tidak lagi diterima sekadar sebagai pemuas rasa ingin tahu manusia belaka atau sumber kekaguman narsistiknya, melainkan menjadi sesuatu yang amat penting bagi orientasi partisipasi yang bermakna untuk kehidupan manusia.


Itulah beberapa ulasan pengertian ilmu sejarah, ruang lingkup sejarah dan 4 fungsi sejarah bagi manusia, tentunya dengan kita mempelajari memahami arti sejarah secara jelas, kita akan merasakan manfaat memperlajari ilmu sejarah.