√ Ruang Lingkup Geografi dan Jenis-Jenis Geografi Manusia Menurut Para Ahli -->

Advertisement

Ruang Lingkup Geografi dan Jenis-Jenis Geografi Manusia Menurut Para Ahli

Sabtu, 01 Desember 2018

Ad1

Ad2

Ruang Lingkup Geografi dan Jenis-Jenis Geografi Manusia Menurut Para Ahli

PEMUDABERSATU.COM - Istilah Geografi berasal dari bahasa yunani, yaitu dari kata geo yang berarti bumi dan dari kata graphein yang berarti tulisan atau lukisan. Pengertian geografi menurut para ahli salah satunya adalah Eratosthene, geographika berarti tulisan tentang bumi. Pengertian bumi dalam geografi tersebut, tidak hanya berkenaan dengan fisik alamiah bumi saja, melainkan juga meliputi segala gejala dan prosesnya, baik itu gejala dan proses alamnya, maupun gejala dan proses kehidupannya. Maka sebab itu, geografi didalam hal gejala dan proses kehidupan maka melibatkan kehidupan tumbuh-tumbuhan, binatang dan manusia sebagai penghuni bumi tersebut. Maka dari itu untuk artikel kali ini saya akan membahas tentang:

  1. Pengertian geografi
  2. Definisi geografi
  3. Ruang Lingkup geografi
  4. Jenis geografi


Ruang Lingkup Geografi


Ruang Lingkup Geografi

Secara sederhana, maka dapat  kita kemukakan bahwa cakupan dan ruang lingkup geografi itu setidaknya memiliki 4 (empat) hal, seperti yang dikemukakan dari hasil penelitian UNESCO (1965:12-35) maupun Lounsbury (1975:1-6) sebagai berikut :

1. Geografi  sebagai suatu sintesis
Tujuan Geografi ini adalah sebagai suatu sintesis memiliki arti pembahasan ilmu geografi itu pada hakikatnya dapat menjawab substansi pertanyaan-pertanyaan tentang what, where, when, why dan how. Pada hakikatnya proses studi semacam itu adalah suatu sintesis karena yang menjadi pokok penelaahan mencakup, apa yang akan ditelaah, dimana adanya, mengapa demikan, kapan terjadinya serta bagimana melaksanakannya.

2. Geografi sebagai suatu penelaahan gejala dan relasi keruangan
Dalam hal ini prinsip geografi beperan sebagai pisau analisis terhadap fenomena-fenomena, baik alamiah maupun insaniah. Selain itu geografi berperan sebagai suatu kajian geografi yang menelaah tentang relasi, interaksi bahkan interdepensi satu aspek tertentu dengan lainnya.

3. Geografi sebagai disiplin tata guna lahan
Disini, titik beratnya pada aspek pemanfaatan atau pendayagunaan ruang lingkup geografi yang harus semakin ditingkatkan. Sebab pertumbuhan penduduk yang begitu pesat dewasa ini, menurut peningkatan sarana yang menunjang, baik menyangkut kualitas maupun kuantitasnya. Perluasan saranan tersebut sebagai contoh, seperti jaln raya, tempat pemukiman, bangunan publik, tempat rekreasi dan sebagainya, semuanya membutuhkan perencanaan yang lebih cermat dan matang.

4. Geografi sebagai bidang ilmu penelitian
Meningkatkan suatu pelaksanaan penelitian ilmiah demi disiplin geografi yang dinamis sesuai dengan kebutuhan pengembangan ilmu yang makin pesat, maka dari itulah di dalam tataran ini perlu dikembangkan lebih jauh tentang struktur ilmu yang meyangkut fakta, konsep, generalisasi dan teori dari ilmu yang bersangkutan.

Artikel Terkait : ILMU SEJARAH - Pengertian, Ruang Lingkup, Dan Fungsi Ilmu Sejarah

Dalam tinjauan ilmuwan geografi kontemporer bahwa secara sederhana definisi geografi merupakan dispilin akademik yang terutama berkaitan dengan penguraian dan pemahaman atas perbedaan-perbedaan kewilayahan dalam distribusi lokasi dipermukaan bumi. Fokusnya adalah sifat dan saling keterkaitan antara tiga konsep yaitu lingkungan, tata ruang dan tempat (ruang lingkup). Dalam perkembangan geografi, muncul beberapa subbidang yang beragam seperti geografi fisik dan geografi sosial dan memiliki cabang-cabang geografi yang sistematis, bergerak dari sifat deskriptif menuju analistis dengan pendekatan geografi positivisme yang menekankan pengujian hipotesis untuk merumuskan derivasi seri yang semakin menonjol dan hukum-hukum.

Geografi sebagai disiplin ilmiah yang hampir selalu ada pada setiap universitas dan lembaga pendidikan memiliki usia yang secara formal lebih dari 1(satu) abad. Sosok akademiknya untuk pertama kali dibentuk diJerman yang menyebarkan kenagara-negara lain dan dimaksutkan untuk menyediakan sumber informasi yang tertata mengenai tempat-tempat yang merupakan hal penting dan sering digunakan oleh pemerintah kolonial ketika terjadi konflik.

Artikel Terkait : ILMU EKONOMI - Pengertian, Definisi, Ruang Lingkup, dan Sejarah Ilmu Ekonomi

Cabang cabang Geografi Manusia


Cabang cabang Geografi Manusia

Sejarah geografi manusia memiliki subbidang penting, seperti geografi sejarah. Namun sampai titik tertentu pembagiannya dilakukan berdasarkan wilayah dan bukan pokok bahasa, yang artinya ilmu geografi ini dibagi berdasarkan minat praktis dan belahan dunia tertentu. Hal ini berubah cepat dan pembagian sektoral menjadi praktik yang lazim dalam displin ini. Sedapun cabang-cabang geografi manusia antara lain.

1. Geografi Ekonomi
Unsur unsur geografi ekonomi menguraikan tentang produksi, distribusi, pertukaran atau perdagangan serta konsumsi atau berbagai barang dan jasa yang dilakukan pada tempat-tempat yang saling berjauhan. Para ahli geografi ekonomi yang bepijak pada ilmu tata ruang atau spasial itu percaya bahwa objek kajian geografi ekonomi dan karakteristik khas suatu daerah selalu menentukan corak perekonomiannya dan mereka mencoba membuktikan hal itu secara ilmiah. Namun kajian geografi ekonomi ini bukan berarti tanpa kelemahan. Pada tahun 1970an geografi ekonomi mulai dihujani banyak kritik karena memiliki kelemahan pada sumsi bahwa unsur spasial terpisah dari unsur sosial.

2. Geografi Politik
Geografi politik menekankan bawah teritorial ditafsirkan sebagai hubungan mendasar antara kedaulatan negara dengan tanah air nasional yang terletak di jantung legitimasi dan praktik negara modren. Dimana hasilnya adalah analisis-analisis atas wilayah dan kekuasaan dengan ruang lingkup geografi politik yang terfokus dan terpusat pada negara. Dalam sejarah geografi, sejak awal terjadinya geografi politik sebagai suatu bangunan pengetahuan yang koheren pada akhir abad ke -19, subdisiplin ini  telah mengalami empat fase perkembangan utama yakni, geografi lingkungan, geografi fungsional, geografi analisis wilayah dan pluralistik.

3. Geografi Sejarah
Sebagai sejarah pemikiran geografi, perkembangan geografi telah berlangsung sejak lama. istilah ini biasa dipakai berkenaan dengan sejarah eksplorasi dan administrasi. Dengan demikian geografi sejarah sebagai studi mengenai masa lalu yang mencerminkan keanekaragaman geografi itu sendiri. Ia tidak hanya mencangkup geografi tradisional yang berhubungan dengan tempat, tata ruang dan lingkungan, melainkan juga masalah-masalah modern seperti ekologi, lokasi serta lanskap, yang didalamnya ikut mempengaruhi perkembangan geografi sejarah.

4. Geografi Populasi
Geografi populasi ini menempati tempat yang yang berbeda dan terpisah diantara subbidang geografi, bahkan menurut pentingnya hubungan antara demografi, biologi manusia dan ilmu kedokteran dengan ilmu-ilmu sosial lainnya, terutama dengan SOSIOLOGI serta ilmu ekonomi.

5. Geografi Sosial
Aspek kajian geografi sosial ini merupakan sebuah subdisiplin dari geografi sebagai sebuah subjek yang mengaitkan dengan cabang ilmu geografi sosial dengan ilmu-ilmu alamiah serta meliputi topik-topik mulai dari tektonik sampai psikoanalises.

6. Sistem Informasi Geografi
Adalah sistem komputer yang terintegrasi, digunakan untuk mengumpulkan, mentimpan , menambah, memanupulasi, menganalisis dan menampilkan semua bentuk infomasi mengenai masalah geografi.

Artikel Terkait : Pengertian Ilmu Politik dan Ruang Lingkup Beserta Fungsi Ilmu Politik

Itulah ulasan tentang ruang lingkup geografi, definisi geografi dan cabang cabang geografi manusia salah satunya ialah geografi sosial.