√ Pengertian Manajemen Industri Terlengkap -->

Advertisement

Pengertian Manajemen Industri Terlengkap

Kamis, 10 Januari 2019

Ad1

Ad2

Pengertian Manajemen Industri Terlengkap

PEMUDABERSATU.COM -  apa manajemen industri itu? Pengertian Manajemen Industri secara umum adalah suatu proses mengatur (Planning, Organizing, Actuating, dan Controling) yang akan dilakukan oleh suatu industri agar dapat mencapai tujuan usaha secara efektif dan efisien. Dengan kata lain, manajemen industri adalah kemampuan manajemen suatu industri di dalam upaya pengembangan industri dengan prinsip Planning hingga Controlling.

Ruang Lingkup Manajeman Industri


Ruang Lingkup Manajeman Industri

Dari penjelasan diatas mengenai pengertian manajemen industri tersebut, maka dapat kita ambil kesimpulan bahwa ruang lingkup manajemen industri sangat erat hubungannya dengan upaya pemeliharaan kerjasama di dalam suatu organisasi agar dapat mencapai tujuan yang direncanakan dengan memakai sumber daya yang dimilikinya.

Artikel Terkaid: Pengertian Manejeman Perusahaan

Tingkat Manajemen Dalam Industri


Tingkat Manajemen Dalam Industri

Sesuai dengan pengertian manajemen industri tersebut, di dalam suatu usaha pada umumnya tingkatan manajemen ini dapat dibagi menjadi 2 kelompok, antara lain tingkatan manajemen secara vertikal dan tingkatan manajemen secara horizontal. Berikut ini penjelasannya:

1. Tingkat Manajemen Secara Vertikal
Pada tingkat manajemen secara vertikal maka, dapat  kita bagi menjadi 3 bagian, antara lain:


  1. Manajemen Puncak (Top Management/ Coorporate), yang biasanya disebut dengan CEO (Chief Executive Officer) yang terdiri dari beberapa orang pemimpin. CEO itu memiliki tugas serta kewajiban yang membuat berbagai kebijakan strategis untuk jangka panjang serta sifat pekerjaannya lebih kepada tugas manajerial.
  2. Manajemen Menengah (Midle Management/ Business), yang biasanya disebut sebagai Divisional Manager. Manajer divisi memiliki tugas serta tanggungjawab di dalam membuat perencanaan dan suatu pelaksanaan yang taktis.
  3. Manajemen Bawah (First Line Management/ Fungsional), yang pada umumnya dikenal dengan sebutan functional manager. Manajemen bawah ini ada supervisor dan mandor yang bertugas untuk memberikan arahkan pekerjaan operasional kepada para pelaksana berdasarkan perencanaan yang dibuat oleh para manager tingkat atas.


2. Tingkat Manajemen Secara Horizontal
Pada umumnya tingkat manajemen secara horizontal terdapat enam bagian, antara lain:


  1. Administrasi adalah bagian divisi yang memiliki tugas serta tanggungjawab di dalam pembuatan, pengarsipan, dan ekspedisi surat menyurat dari dan untuk perusahaan.
  2. Akuntan adalah bagian  yang memiliki tugas serta tanggungjawab di dalam mencatat semua transaksi keuangan, baik pemasukan maupun pengeluaran perusahaan. Divisi ini juga bertanggungjawab sebagai pembuat laporan neraca laba rugi secara berkala.
  3. Keuangan adalah bagian yang memiliki tugas sebagai pengelola dan mengalokasikan dana suatu organisasi agar bisa memenuhi keperluan dana untuk semua divisi dalam organisasi / perusahaan tersebut.
  4. Personalia adalah bagian yang bertugas untu pengelolaan sumber daya manusia, baik pengadaan maupun pemeliharaannya. Tugas divisi ini misalnya menilai prestasi kerja, mengadakan training, hingga memberikan promosi.
  5. Produksi adalah bagian / divisi yang bertugas dalam sebuah perencanaan, dan pelaksanaan serta pengendalian produksi. Pekerjaan yang dilakukan antara lain mengolah bahan baku menjadi produk atau jasa yang punya nilai jual.
  6. Litbang adalah bagian yang bertugas di dalam kegiatan riset pasar, pengembangan produk atau jasa baru, dan melakukan analisis persaingan.


Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Organisasi

Sejarah Manajemen Industri dan Perkembangannya


Sejarah Manajemen Industri dan Perkembangannya

Manajemen industri ini adalah pengembangan dari manajemen pabrik. Di dalam manajemen industri dan manajemen pabrik itu terdapat kemiripan yang kuat, yaitu manajemen teknis (teknik). Manajemen industri tersebut dapat menangani pertanyaan yang terdapat pada suatu organisasi pabrik dan administrasi perkantoran serta akuntansi keuangan, misalnya adalah pembukuan pabrik.

Pembentukan MIT School of Management Industry pada th 1952 sangatlah berperan di dalam perkembangan manajemen industri. Tempat pendidikan manajemen itu kemudian berganti nama menjadi MIT Sloan School of Management th 1964. MIT School of Management Industry tersebut mempunyai tujuan untuk memberikan pendidikan serta membentuk manajer ideal melalui  suatu program manajemen pascasarjana. Program manajemen itu kemudian menjadi referensi bagi lembaga pendidikan manajemen lainnya.

Artikel Terkaid: Pengertian Manejemen Risiko

Pendidikan Manajemen Industri

Dalam perkembangannya, semakin banyak lembaga pendidikan yang membuka jurusan manajemen industri yang dapat dipilih. Pendidikan manajemen industri secara terfokus memiliki banyak kelebihan, misalnya ialah fokus pada bisnis tertentu.

Dengan sesorang memiliki ilmu di bidang manajemen industri, tentunya seseorang bisa memprediksi pertumbuhan suatu perusahaan dan dapat berkontribusi didalam memecahkan masalah logistik pada operasional bisnis.

Sebagian lulusan manajemen industri memulai karir didalam program rotasi pengembangan kepemimpinan dalam organisasi yang dapat memungkinkan mereka mendapat pengetahuan di bidang bisnis. Sebagian lainnya lulusan manajemen industri memulai kariernya dengan mereka sebagai penyedia produksi, analis sumber strategis. analis operasio, dan analis bisnis software.

Berikut beberapa jurusan manajemen yang fokus pada bidang tertentu, antara lain:


  • Analytical Consulting
  • Ilmu Komputer
  • Ekonomi
  • Teknik
  • Rekayasa Keuangan
  • Sistem Informasi Manajemen
  • Manufaktur dan Jasa Manajemen Operasi
  • Operasi & Supply Chain Management
  • Metode Kuantitatif
  • Statistik dan Ilmu


Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Waktu

Itulah penjelasan singkat mengenai pengertian manajemen industri, tingkat manajemen industri, serta sejarah manajemen industri. Semoga dapat bermanfaat