√ 10 Contoh Teori Perdagangan Internasional Yang Wajib Anda Ketahui -->

Advertisement

10 Contoh Teori Perdagangan Internasional Yang Wajib Anda Ketahui

Atika Balqis Azizah
Jumat, 21 Desember 2018

Ad1

Ad2

10 Contoh Teori Perdagangan Internasional Yang Wajib Anda Ketahui

PEMUDABERSATU.COM - Berbicara tentang contoh teori perdagangan International, mungkin sudah menjadi salah satu faktor pedoman yang harus diikuti di dalam dunia perdagangan secara global. Awal mula munculnya teori perdagangan International tersebut dilatarbelakangi oleh manfaat perdagangan International yang semakin meluas aspeknya.

Adapun manfaat perdagangan internasional adalah dapat mencakup dalam segala bidang, diantaranya dapat meliputi bidang pertahanan, sosial, international, politik, dan keamanan. Bukankah mempelajari tentang teori perdagangan International begitu sangat menyenangkan? Anda dapat belajar mengenai perdagangan Internasional lebih dalam lagi sobat..

Siapa tahu suatu saat Anda juga dapat menjadi pelaku atau  praktisi perdagangan International di dalam rangka melebarkan bisnis ke luar negeri. Tentu saja, di dalam anda melakukan perdagangan International, anda harus memiliki kesepakatan antar pihak negara. Kesepakatan tersebut harus secara resmi agar tidak timbul masalah dikemudian hari nanti.

Baca Juga : Perdagangan Internasional : Pengertian, Tujuan, Manfaat, Jenis dan Faktor Pendorongnya

Teori Perdagangan International Menurut Para Ahli


Teori perdagangan International tersebut sangat penting karena akan menyangkut pada transaksi yang akan dilakukan oleh kedua negara bahkan lebih. Adanya teori perdagangan internasional, maka bisa memberikan suatu kebijakan perdagangan International yang wajib dipatuhi oleh kedua belah pihak negara. Perdagangan International dapat menyangkut kedalam seluruh aspek negara, khususnya pada bidang ekonomi, maka dari itu teori perdagangan International sangat diperlukan/ dibutuhkan. Berikut ini teori perdagangan internasional yang perlu anda ketahui :

1. Teori Adam Smith (keunggulan mutlak)

Adam Smith telah mengeluarkan teori tentang perdagangan International yang sangat dikenal dengan teori keunggulan mutlak. Teori tersebut telah menjelaskan bahwa keuntungan mutlak yaitu suatu keuntungan yang akan didapatkan oleh negara dari produksi barang ke negara lain. Perdagangan tersebut dapat dilakukan apabila biaya produksi antar negara tidak memiliki perbedaan.

Baca Juga : Perjanjian Internasional Beserta Tahapannya Yang Perlu Anda Ketahui

2. Teori Kaum Merkantilisme

Kaum merkantilisme adalah suatu kelompok masyarakat yang telah menganut ideologi kapitalis komersial. Pandangan kaum merkantilisme tersebut terhadap suatu perdagangan Internasional yaitu akan dapat meningkatkan kemakmuran suatu negara akan tetapi, tidak menguntungkan bagi satu orang saja. Teori tersebut dapat mengembangkan pembangunan ekonomi nasional.

3. Teori keunggulan komparatif oleh David Ricardo

David Ricardo Pada tahun 1817 telah mengemukakan bahwa teori keunggulan komparatif. Teori tersebut lebih mengarah pada keuntungan maupun kerugian yang didapatkan dalam melakukan perdagangan Internasional, dengan menggunakan perbandingan relatif. Meski teori David Ricardo sudah dikemukakan lama akan tetapi, teori perdagangan Internasional ini termasuk teori modern.

4. Teori Mazhab Neoklasik

Mazhab Neoklasik telah menyatakan bahwa teori perdagangan Internasional sudah tidak didasarkan pada biaya produksi maupun tenaga kerja, akan tetapi dari tingkatan dasarnya beralih pada marginal utility / sebuah kepuasan yang didapatkan. Teori tersebut dapat merubah suatu pandangan perdagangan Internasional pada negara.

5. Teori permintaan timbal balik oleh John Stuart Mill

Teori perdagangan International ini, ternyata melanjutkan dari teori komparatif yang telah dikemukakan Ricardo. Teori tersebut lebih menekankan untuk mencari titik keseimbangan dari suatu pertukaran barang yang dilakukan antar negara yang melalui perbandingan DTD (Dasar Tukar Dalam Negeri). Dan lebih mengutamakan keseimbangan penawaran dan permintaan.

6. Teori Heckscher Ohlin (H-O)

Teori Heckscher Ohlin sangat mengejutkan karena teori ini merubah teori perdagangan Internasional sebelumnya. Ohlin telah menyatakan bahwa suatu negara yang memiliki biaya produksi lebih tinggi maka bisa melakukan ekspor, sedangkan biaya produksi rendah yang dimiliki suatu negara sangat memungkinkan bahwa negara itu hanya dapat melakukan impor saja.

7. Teori keunggulan kompetitif oleh Michael E. Porter

Pernyataan Michael E.Porter  tentang teori perdagangan internasional mencakup pada poin eksistensi, faktor kondisi, faktor produksi dan kondisi struktur serta strategi yang telah dimiliki suatu negara dan kondisi permintaan beserta kualitas mutu produksi barang dalam negeri. Ke 4 poin tersebut dibuat agar dapat melakukan persaingan dagang.

8. Teori offer curve atau reciprocal demand

Marshall dan Edgeworth telah menyatakan bahwa teori perdagangan International dalam bentuk offer curve  Kurva tersebut menunjukkan tentang sebuah kesediaan suatu negara di dalam melakukan penawaran maupun penukaran barang produksi dengan lainnya, meskipun harganya berbeda. Manfaat dari teori ini adalah dapat membuat antar negara merasa puas di dalam melakukan perdagangan.

9. Teori opportunity cost

Teori perdagangan International ini menggambarkan tentang production possibility curve yang telah menunjukkan pada kombinasi output penghasilan negara dari barang- barang produksi. Teori oppurtunity ini bergantung pada adanya asumsi penggunaan opportunity cost, yang meliputi PPC increasing cost serta PPC constant cost.

10. Teori analisis input dan output matriks Wassily Leontif

Teori  Wassily Leontif ini lebih dikenal dengan paradox Leontief. Yang berdasarkan teori paradox Leontief perdagangan Internasional ini terjadi disebabkan oleh 4 (empat) alasan utama diantaranya adalah perbedaan kemampuan human capital, perbedaaan faktor SD, dan intensitas dari faktor produksi barang yang berbalik serta tarif serta non tarif barier.

Pada dasanya teori perdagangan International selalu mengalami perkembangan. Teori lama tidak akan dihapuskan begitu saja akan tetapi akan selalu diperbarui dengan teori modern. Tentunya semakin banyak teori modern yang dikemukakan oleh para ahli, tentunya akan dapat membuat teori perdagangan International semakin bagus dan kuat.

Artikel Terkait : Kebijakan-kebijakan Perdagangan Internasional Beserta Tujuannya

Pentingnya Teori Perdagangan International di dalam Suatu Negara


Mengapa setiap negara wajib memahami secara betul tentang teori perdagangan International? Sebab teori ini sangat penting, karena akan membuat proses perdagangan Internasional semakin lancar. Berikut ini adalah pentingnya teori perdagangan International sederhana yang wajib anda ketahui:

  1. Dapat menunjukkan adanya sebuah keuntungan yang berasal dari sebuah proses perdagangan Internasional yang sudah dilakukan oleh antar negara.
  2. Dapat memperjelas komposisi dan arah perdagangan yang telah dilakukan antar negara beserta efek di dalam perkembangan struktur perekonomian negara.
  3. Dapat mengatasi problem pada proses pembayaran biaya produksi barang yang sudah terkait kedalam defersit.


3 (tiga) poin terpenting dari teori perdagangan adalah sesuatu hal yang sangat menguntungkan sekali bagi para negara yang menjadi pelaku perdagangan International. Pada saat ini hampir semua negara sudah melakukan perdagangan International karena mereka sudah memahami bahwa dengan adanya teori, perdagangan dapat dilakukan dengan baik dan tidak akan ada kecurangan serta kerugian lainnya yang akan dialami oleh suatu negara.

Artikel Terkait : Faktor-faktor Penghambat Perdagangan Internasional Yang Sering di Jumpai