√ Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli -->

Advertisement

Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli

Kamis, 29 November 2018

Ad1

Ad2


Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli

PEMUDABERSATU.COM - Ilmu telah begitu berjasa bagi kita karena telah membentuk dunia yang kita huni sekarang dan sekaligus menentukan cara pandang kita tentang dunia ini. Kemenangan-kemenangan ilmu melambangkan suatu proses kumulatif peningkatan pengetahuan dan rangkain kemenangan terhadap kebodohan dan takhayul dan dari ilmu itulah kemudian mengalir arus penemuan yang berguna untuk kemajuan hidup manusia.
Ironisnya, walaupun terminologi ilmu di lingkungan pendidikan, khususnya ilmu pendidikan tinggi, hampir setiap waktu istilah tersebut dicuapkan dan banyak ilmu diajarkan, serta begitu familiar istilah ilmu pendidikan itu dikalangan mahasiswa sebagai calon ilmuwan, mungkin saja hanya sebagian kecil diantara mereka yang sudah memahami itu. Akan tetapi, juga tidak sedikit para mahasiswa kita yang justru karena pembicaraan ilmu menjadi aktivitas rutin kesehariannya. tidak heran jika mereka hanya bersifat "latah" dan sedikit sekali kepeduliannya untuk merumuskan yang tepat dan cermat tentang definisi ilmu.

Artikel Terkait : Pengertian Ilmu Sosial

Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli


Pengertian Ilmu Menurut Para Ahli

Di Indonesia, istilah ilmu pengetahuan demikian terbiasa, padahal istilah tersebut dapat dikatakan sebagai pleonasme, suatu pemakaian kata yang lebih dari yang diperlukan. Dalam bahasa Inggris tidak ada istilah knowledge science. Cukup satu diantaranya "ilmu" itu ilmu, dan jika "pengetahuan" itu tetap pengetahuan, dan tidak pernah ada kata majemuk yang dipadukan seperti itu. Selain itu, diIndonesia menurut The Liang Gie istilah ilmu atau science merupakan suatu perkataan yang bermakna majemuk, yaitu sebagai berikut :


  • Ilmu merupakan sebuah istilah umum untuk menunjuk pada segenap pengetahuan ilmiah yang mengacu kepada ilmu umum.
  • Pengertian ilmu menunjuk pada salah satu bidang pengetahuan ilmiah tertentu, seperti ilmu biologi, antropologi, psikologi, geografi, sejarah, ekonomi dan sebagainya. Sebenarnya, ilmu dalam pengertian inilah yang lebih tepat bila digunakan, khususnya di dalam lingkungan akademis.


Namun, sayangnya istilah ilmu yang sering disebut " sains " dan merupakan terjemahan dari science juga mengalami pergeseran makna. Istilah sains sering diartikan sebagai ilmu khusus yang menunjuk kepada ilmu-ilmu kealaman ataupun natural science, sebagai pengetahuan sistematis mengenai dunia fisis atau material atau systematic knowledge of the physical or material world. Terminologi inilah yang sering menyesatkan bahkan adanya diskriminasi yang cukup meminggirkan ilmu-ilmu sosial maupun humaniora dan ilmu - ilmu kealaman.

Artikel Terkait : Pengertian Sosial Menurut Para Ahli dan Definisinya

Ilmu Sebagai Kumpulan Pengetahuan Sistematis


Ilmu Sebagai Kumpulan Pengetahuan Sistematis

Pengertian Ilmu sebagai kumpulan sistematis ini yang lebih menekankan bahwa ilmu adalah pengetahuan yang sistematis. Pengertian ilmu pengetahuan sistematis ini, telah dianut begitu luas dalam berbagai ensiklopedi dan kepustakaan yang banyak membahas tentang ilmu. Contoh ilmu pengetahuan sistematis, kamus yang mengemukakan bahwa arti ilmu sebagai knowledge. Pengetahuan. khususnya pengetahuan dalam arti luhur sebagai hasil dari pelaksanaan proses-proses kognitif yang terpercaya dalam sistematis.

Bagi banyak orang, istilah ilmu mengacu kepada kumpulan teratur pengetahuan tentang alam kodrat, baik yang bernyawa maupun yang tak bernyawa, tetapi suatu definisi ilmu yang tepat harus juga mencakup sikap-sikap dan metode-metode yang merupakan sarana kumpulan pengetahuan ini terbentuk. Jadi, suatu ilmu merupakan satu jenis aktivitas tertentu maupun hasil-hasil dari aktivitas itu.

Ilmu menunjuk pertama-tama pada kumpulan-kumpulan yang disusun secara sistematis dari pengetahuan yang dihimpun tentang alam semesta yang selalu diperoleh melalui teknik-teknik pengamatan yang objektif. Dengan demikian, maka isi ilmu terdiri dari kumpulan-kumpulan teratur dari data. Jadi menurut Johnstone tidak semua pengetahuan itu adalah ilmu sebab ilmu hanya terbatas pada pengetahuan yang diperoleh secara sistematis. Jika ditelaah lebih jauh, pendapat tersebut memang benar karena untuk menjadi ilmu dari suatu pengetahuan itu tidaklah mudah, harus melalui penataan pengetahuan yang disusun secara sistematis.

Ilmu Sebagai Metode Penelitian



Ilmu Sebagai Metode Penelitian

Pengertian ilmu metode penelitian ini mengemukakan penekannya bahwa hakikat ilmu sebagai metode penelitian. Ilmu adalah suatu metode pendekatan terhadap seluruh dunia pengalaman yang terkena oleh manusia. Pengertian ilmu sebagai metode penelitian ilmiah tidak hanya dikemukanan oleh William J. Goode dan Paul K. Hatt serta Carraghan dan Delanglez saja, tetapi juga dikemukakan oleh Harold H.Titus yang mengemukakan bahwa banyak orang telah mempergunakan istilah ilmu untuk menyebut a method of obtaining knowledge that is objective and verifiable. Suatu metode ilmu untuk memperoleh pengetahuan yang dapat diperiksa kebenaranya dan objektif. Dalam pengertian metode ilmu penelitian tersebut jelas bahwa ilmu pun sekaligus sebagai metode penyelidikan, khususnya terhadap dunia empirik.

Artikel Terkait : ILMU SEJARAH - Pengertian, Ruang Lingkup, Dan Fungsi Ilmu Sejarah

Jurnal Ilmu Sebagai Aktivitas Penelitian


Jurnal Ilmu Sebagai Aktivitas Penelitian

Jurnal Ilmu Sebagai Aktivitas Penelitian ini menekankan bahwa ilmu merupakan suatu proses aktivitas penelitian. Proses tersebut bertitik tolak dari fakta-fakta keseharian dan berakhir pada suatu teori yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Hal itu merupakan ciri ilmu sebagai aktivitas penelitian yang terkandung dalam penilitian ilmu pengetahuan sebagai suatu bentuk aktivitas yaitu sebagai suatu kegiatan yang dilakukan secara sadar oleh manusia. Sebab ilmu tidak sekadar merupakan aktivitas tunggal saja, melainkan suatu rangkaian aktivitas sehingga merupakan suatu proses. Proses dalam rangkain aktivitas itu bersifat intelektual serta mengarah kepada tujuan-tujuan  ilmu tertentu.

Oleh karena itu, sebagai kesimpulan ilmu menurut parah ahli, bahwa hakikat ilmu merupakan suatu keseluruhan, baik sebagai ilmu sebagai sebagai metode pengetahuan, ilmu sebagai aktivitas penelitian dan Ilmu Sebagai Kumpulan Pengetahuan Sistematis.