√ Pengertian ISO - Tujuan, Manfaat dan Jenis Jenis ISO -->

Advertisement

Pengertian ISO - Tujuan, Manfaat dan Jenis Jenis ISO

Dody Haryanto. SE
Minggu, 13 Januari 2019

Ad1

Ad2

Pengertian ISO - Tujuan, Manfaat dan Jenis Jenis ISO

PEMUDABERSATU.COM - Apa yang dimaksud dengan ISO itu? ISO adalah sebuah singkatan dari The International Organization for Standardization yang artinya Organisasi Internasional untuk Standardisasi yang telah menetapkan standar internasional di bidang industrial dan komersial dunia. Yang dimana tujuan pembentukannya untuk dapat meningkatkan perdagangan antar negara-negara di dunia.

Pengertian ISO


Pengertian ISO

Pengertian ISO merupakan salah satu badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standardisasi nasional di setiap negara untuk dapat mengukur mutu sebuah organisasi. Yang artinya, setiap perusahaan yang ingin bersaing secara global, maka dapat diukur kredibilitasnya dengan standar ISO.

Organisasi ISO adalah pihak yang berperan di dalam memfasilitasi perdagangan internasional serta membuat semuanya berjalan dengan baik. ISO memberikan spesifikasi kelas dunia untuk semua hal, mulai dari layanan, produk, dan sistem, untuk dapat memastikan kualitas, keamanan, dan efisiensi.

Penjelasannya, perusahaan / brand yang telah memiliki sertifikat ISO maka akan lebih berpeluang memenangkan persaingan pasar global. Pasalnya, sebuah perusahaan atau brand tersebut telah memiliki jaminan kualitas produk barang ataupun jasa dari ISO, sehingga mereka mendapatkan kepercayaan dari konsumen.

Artikel Terkaid: Pengertian Evaluasi

Tujuan dan Manfaat ISO


Tujuan dan Manfaat ISO

Pada dasarnya tujuan dan manfaat ISO ialah untuk menentukan standar internasional di bidang industrial dan juga komersial. Mengacu pada uraian pengertian ISO di atas, adapun manfaat ISO adalah antara lain sebagai berikut:

1. Meningkatkan Kredibilitas Perusahaan
Suatu perusahaan yang sudah menetapkan sistem manajemen mutu, yang sesuai dengan standar internasional akan menjamin kredibilitas perusahaan itu. Yang artinya, segala kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan telah memiliki standar terbaik, yang pada akhirnya akan menghasilkan nilai positif di dalam hal kepuasan konsumen.

2. Meningkatkan Kepercayaan Konsumen
Masih terkait dengan penjelasan diatas, kepuasan pelanggan menjadi sesuatu yang sangat penting sebab akan membuat para pelanggan lebih percaya kepada perusahaan dan tentunya akan menjadi pelanggan setia.

3. Jaminan Kualitas Sesuai Standar Internasional
Setiap perusahaan yang ingin mempunyai sertifikat standardisasi ISO mereka harus melalui suatu siklus pasti yang disebut dengan PDCA. Siklus ini telah diterapkan kepada segala jenis industri, yang dimana dilakukan proses identifikasi, dan analisis, serta eksekusi suatu penyelesaian masalah untuk menjamin mutu sesuai dengan standar internasional.

4. Menghemat Biaya
Dengan standar ISO, suatu perusahaan akan menerapkan sistem manajemen khusus yang tentunya bisa membantu untuk dapat mengetahui kinerja perusahaan. Ketika ada indikasi bahwa produk akan gagal atau kinerja perusahaan menurun, maka upaya antisipasi bisa segera dilakukan.

5. Mengoptimalkan Kinerja Karyawan
Mengacu pada prinsip manajemen mutu maka semua standar ditetapkan agar dapat dilaksanakan oleh seluruh karyawan. Hal tersebut dapat memotivasi karyawan agar bisa menjaga kualitas, efisiensi, dan produktivitas mereka yang sesuai standar ISO yang ditetapkan.

6. Meningkatkan Image Perusahaan
Keuntungan yang dapat dirasakan langsung oleh perusahaan dari sertifikasi ISO  ialah meningkatnya image atau brand perusahaan menjadi jauh lebih baik di mata dunia ataupun pelanggan.

Artikel Terkaid: Pengertian Manajemen Pemasaran

Jenis-Jenis ISO


Jenis-Jenis ISO

Secara umum ada 8 jenis standar ISO yang telah dikeluarkan oleh Organisasi Internasional dan banyak yang telah diterapkan di perusahaan-perusahaan Indonesia. Berikut ini beberapa jenis ISO antara lain sebagai berikut:

1. ISO 9001, adalah suatu sistem manajemen mutu yang paling banyak digunakan, yang dimana karakteristiknya adalah pendekatan proses yang bertujuan untuk dapat meningkatkan efektivitas manajemen mutu.

2. ISO 14001, adalah  standar yang sangat berhubungan dengan sistem manajemen lingkungan. Beberapa aspek yang wajib dipenuhi dalam standar ISO ini adalah pengelolaan limbah, penghematan energi, dan penghematan air, serta penghematan bahan bakar.

3. ISO 22000, adalah standar yang berhubungan dengan suatu sistem manajemen keamanan pangan. Standar ini ditujukan bagi para perusahaan yang di bidang makanan dan minuman, dimana diharuskan untuk dapat melakukan kontrol internal, dan juga setiap produk harus punya rencana proses serta pengendalian.

4. ISP/IEC 27001, adalah standar sistem manajemen keamanan informasi atau biasa disebut Informasi Security Managemen System (ISMS). Standar ini telah diterapkan pada perusahaan di bidang aplikasi IT maupun sejenisnya.

5. ISO TS 16949, adalah spesifikasi teknikal pada sistem manajemen mutu di bidang industri otomotif. Konsep dari standar ini ialah perbaikan berkelanjutan, dan pengendalian rantai pemasok, serta tindakan pencegahan dan perbaikan.

6. ISO/IEC 17025, adalah standar yang berhubungan dengan laboratorium / lembaga pengujian. Standar ini memiliki tujuan untuk memastikan keakuratan hasil pengujian di bidang priduksi, kesehatan, perdagangan, dan perlindungan konsumen.

7. ISO 28000, adalah standar yang berhubungan erat dengan sistem keamanan rantai pasokan bagi para perusahaan yang berisiko tinggi, Seperti Bank, pertambangan, hotel, dan lain-lain.

8. ISO 5001, adalah standar yang telah diterapkan pada sistem manajemen energi agar perusahaan mempunyai sistem untuk dapat meningkatkan kinerja, efisiensi, dan konsumsi energi.

Artikel Terkaid: Pengertian Logistik

Demikianlah uraian singkat mengenai pengertian ISO, tujuan dan manfaatnya, dan juga beberapa jenis ISO. Semoga artikel pengertian ISO ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda.